May 21, 2010

C2O Library (jalan-jalan)

Posted in Rumpi-rumpi Buku at 3:34 PM by Gigih R. Cahyo

Lama tinggal di Surabaya, saya sering terheran-heran sendiri, betapa keringnya kota ini akan spot yang dapat mengakomodasi rasa haus para penggila buku. Entah itu kafe buku, perpustakaan, atau toko buku (terutama buku berbahasa asing). Pilihan yang tersedia sangat sedikit dan koleksinya pun sangat seragam.

Kira-kira dua bulan yang lalu, seorang teman saya merekomendasikan sebuah tempat bernama C2O Library.  Begini katanya: “Itu perpustakaan gitu. Pokoknya koleksi buku-bukunya ‘kamu banget’ lah! Pasti kamu suka!”

Setelah  2 kali bertanya ke pak Polisi, 1 kali bertanya ke pak Becak, dan putar-putar selama  1,5 jam di sekitar Jl. Dr. Soetomo, akhirnya  saya berhasil juga menemukannya.

C2O Library, Jl. Dr. Cipto No.20, Surabaya.

Tersembunyi di Jl. Dr. Cipto, menurut saya C2O  adalah tempat menyepi yang sangat sempurna untuk membaca buku. Sebuah oase kecil di tengah hiruk-pikuk kota Metropolis. Menurut obrolan singkat saya dengan Kat, sang pemilik, C2O pertama kali dibuka pada pertengahan tahun 2008. C2O memiliki sekitar 4.000 koleksi buku yang mostly berjenis fiksi; namun juga memiliki cukup banyak koleksi buku biografi, sejarah, ensiklopedia, desain grafis, antropologi, dan komik. Buku-buku itu adalah koleksi pribadi yang dikumpulkan Kat sejak dulu.

Saya langsung jatuh cinta ketika menyusuri judul-judul bukunya. Sebagian besar koleksi buku C2O adalah versi asli dalam Bahasa Inggris. Beberapa di antaranya adalah buku yang sangat langka, beberapa yang lain bahkan tidak diterbitkan di Indonesia. Dilanda euforia karena baru menemukan ‘surga buku’, saya langsung apply sebagai member.

Betapa kagetnya saya ketika tahu kalau untuk membership 1 tahun di C2O hanya memerlukan biaya 50.000 rupiah! Member C2O diperbolehkan menyewa buku-bukunya dalam jangka waktu 2 minggu. Tambahan deposit 50.000 rupiah lagi jika ingin menyewa buku yang cukup langka.

Tak hanya itu, C2O juga memiliki koleksi film yang sangat banyak. Salah satu pusat kebudayaan asing di Surabaya bahkan sering meminjam film dari C2O. Setiap Sabtu sore, perpustakaan ini selalu mengadakan nonton film bareng.

Bagi para penggila buku, saya sangat merekomendasikan Anda berkunjung ke tempat ini!

Peta lokasinya dapat ditemukan di website C2O Library.

Selamat BacaBukuBagus! 🙂

Advertisements

Library of The Beast: sebuah mimpi

Posted in Rumpi-rumpi Buku at 2:02 PM by Gigih R. Cahyo

Waktu itu saya masih berumur 4 tahun. Mama mengajak saya ke Surabaya untuk menonton bioskop. Yang kami tonton adalah film Walt Disney berjudul Beauty and The Beast. Kisah tentang seorang pelayan bar bernama Belle yang tersesat di sebuah kastil tua milik pangeran yang dikutuk menjadi makhluk menyeramkan bernama Beast.

Sepanjang menonton film, saya asyik terbawa oleh petualangan Belle: Jam duduk yang bisa berbicara, ibu poci teh dan anak-anaknya yang ikut menyanyi dan menari bersama Belle, perabotan rumah tangga yang menyambut kedatangan Belle di kastil, serta kisah cinta si cantik Belle dengan si pangeran buruk rupa – semua itu berhasil membius saya di tempat duduk. Namun ternyata sensasi yang saya rasakan itu belum seberapa. Ketika Beast membukakan dua daun pintu perpustakaannya untuk Belle, saya terperangah. Kehabisan kata.

Beast's Library (Walt Disney's Beauty and The Beast)

Perpustakaan milik Beast berisi ribuan buku, semua berbaris rapi dalam rak dinding yang bersusun dari lantai hingga langit-langit yang sangat tinggi. Tak hanya itu, di lantai satu perpustakaannya terdapat globe marmer besar, perapian yang menghangatkan ruangan, dan (ini yang paling membekas dalam ingatan saya) sliding ladder atau tangga geser yang tinggiiiii sekali untuk menjangkau buku-buku pada rak bagian atas. Ekspresi saya saat itu mungkin sama persis dengan ekspresi Belle ketika pertama kali melongok ke dalam perpstakaan dari balik bahu Beast.

Sepulang dari bioskop, saya berkata dengan sangat antusias kepada Mama kalau suatu saat nanti saya ingin memiliki perpustakaan yang seperti itu di rumah saya. Mama tertawa. Menjelaskan kalau itu bohong-bohongan. Hanya ada dalam film. Tidak mungkin ada dalam kehidupan nyata.

Saya diam, tidak mau mempercayai apa yang dikatakan Mama. Mama boleh saja tertawa. Tapi perpustakaan Beast tetap ada dalam benak saya. Menjadi mimpi kanak-kanak saya yang masih membaca komik Jepang, bahkan hingga kini ketika saya tidak dapat melepaskan dunia saya dari buku-buku fiksi.

Nanti.

Suatu saat.

——————————

Selamat BacaBukuBagus! 🙂

March 20, 2010

Which Book Are You?

Posted in Rumpi-rumpi Buku at 10:42 AM by Gigih R. Cahyo

Buku seperti apa sih yang paling kamu suka?

Saya sendiri adalah penyuka buku-buku fiksi. Jika di breakdown lagi, jenis-jenis fiksi yang saya suka antara lain Historical Fiction dengan setting sejarah Eropa seperti buku-buku Ken Follet,  atau novel-novel bergenre Fantasy seperti Harry Potter, Lord of The Rings, atau Eragon.

Sedangkan untuk buku-buku berbahasa Indonesia, saya paling suka dengan karya-karya Dewi Lestari dan sastra angkatan Balai Pustaka seperti Sitti Nurbaya, Salah Pilih, Dibakar Api Neraka, dsb.

Kalau kamu?

🙂

Selamat Baca Buku Bagus!

Gigih Rahmatika Cahyo.

Selamat Baca Buku Bagus !

Posted in Rumpi-rumpi Buku at 10:11 AM by Gigih R. Cahyo

Selamat datang di https://bacabukubagus.wordpress.com

Setelah absen selama 4 tahun, akhirnya saya memutuskan untuk memulai kembali kebiasaan menulis yang sudah lama hilang.  Jika di blog yang lama saya lebih banyak bercerita tentang kehidupan sehari-hari saya, di blog ini saya mencoba menulis dengan tema lain. Tema yang sebenarnya selalu dekat dengan minat dan dunia saya.

BUKU.

Saya tumbuh di keluarga yang sangat mencintai buku. Sejak masih kecil, hobi saya adalah membaca, menulis dan menggambar. Tidak jauh-jauh dari buku. Mulai komik Jepang tahun ’80an, karya-karya Hilman di tahun ’90an, hingga seri Harry Potter di tahun ‘2000an, buku sangat berpengaruh dalam membentuk saya menjadi seperti sekarang.

Karena itu, dalam blog ini saya akan berbagi hal-hal yang berhubungan dengan buku, terutama resensi/review buku yang sudah saya baca.  Harap dimaklumi, review yang saya tulis sangat subyektif. Karenanya, perbedaan pendapat anda sangat saya tunggu. Karena saya percaya, hal itu akan memperkaya keberagaman kita 🙂

Beberapa tulisan dalam blog ini akan menggunakan Bahasa Inggris, murni karena kenyamanan saya untuk mengungkapkan pendapat tertulis yang terkadang lebih mudah dipahami dalam Bahasa Inggris. Mohon maaf apabila kurang berkenan.

Selamat Baca Buku Bagus! 🙂

Gigih Rahmatika Cahyo