April 3, 2010

Eat, Pray, Love

Posted in Non-Fiction, Pop tagged , , at 9:12 AM by Gigih R. Cahyo


Book Title : Eat, Pray, Love – One Woman’s Search for  Everything Across Italy, India and Indonesia

Book Type : Non-fiction , Memoir

Author : Elizabeth Gilbert

My Rating : ***

Buku ini berkisah tentang kehidupan masa lalu sang pengarang sendiri.

Liz, tokoh utama cerita ini, adalah seorang penulis yang putus asa karena kehidupan pernikahannya gagal. Ia semakin putus asa ketika suaminya tak kunjung  bersedia menceraikannya. Dalam suatu perjalanan bisnis ke Bali, ia diramal oleh seorang dukun bahwa pada tahun berikutnya Ia akan kembali ke tempat itu untuk hidup di Bali bersama sang dukun.

Beberapa bulan berikutnya permohonan cerai Liz dikabulkan oleh suaminya. Dengan berbekal uang royalti bukunya, Liz berangkat ke Italia, India, dan Indonesia. Ke Italia, karena ia ingin mempelajari bahasa dan menikmati makanannya. Ke India untuk belajar meditasi dan yoga. Ke Indonesia? Ia sebetulnya juga tidak tahu apa alasannya ke Indonesia, kecuali untuk memenuhi permintaan dukun yang meramalnya pada tahun sebelumnya. Namun di Bali akhirnya Liz menemukan sosok seorang teman dan kekasih baru, sesuai ramalan Ketut Liyer sang dukun.

Secara keseluruhan, buku ini lumayan bagus. Meskipun sebenarnya sudah cukup lama diterbitkan, namun di dalam negeri Eat-Pray-Love baru meledak ketika Julia Roberts datang ke Bali untuk melakukan syuting filmnya.

Gaya penceritaan Eat-Pray-Love cukup ringan dan mudah dipahami. Bagian yang agak sulit untuk dipahami menurut saya adalah ketika Liz berada di India, karena pada bagian itu banyak diceritakan tentang perjalanan spiritual.

jika harus merangkum buku ini ke dalam beberapa kata, maka menurut saya buku ini Adventurous, Spiritual, namun juga sangat pop.

Selamat Baca Buku Bagus! 🙂

March 24, 2010

Three Cups of Tea

Posted in Biography, eBooks, Non-Fiction at 7:08 PM by Gigih R. Cahyo

Book Title : Three Cups of Tea – One Man’s Mission to Promote Peace… One School at a Time

Author : Greg Mortensen & David Oliver Relin

Book Type : Memoir.

My Rating : ****

Click here to download the e-book in English


Buku yang sangat inspiratif. Pesan yang ingin disampaikan sederhana dan jelas, sudah tertuang pada sub-judul buku. Bahwa kejahatan tidak harus diberantas dengan darah, namun justru dengan membangun sekolah bagi yang membutuhkan.


Sosok Greg Mortensen sebagai pahlawan yang diceritakan dalam buku ini telah menarik kekaguman banyak orang dari berbagai dunia, khususnya Timur Tengah, sesuai setting memoar ini. Tentu saja saya sependapat. Perjuangan yang ditempuh Mortensen telah mengubah hidup banyak orang. Tidak semua orang memiliki dedikasi setinggi Mortensen. Namun dari sisi kepenulisan buku, saya lebih setuju untuk memberi acungan jempol kepada David Oliver Relin. Mengapa?


Karena memoar ini ditulis dengan sangat apik, begitu detail dan nyata, dengan riset yang terasa sekali kelengkapannya serta penyebutan bahasa Timur Tengah sesuai aslinya di bagian-bagian yang tepat, sehingga nuansa yang  terbangun menjadi sangat riil, nyaris visual.

Sekuel memoar ini sudah diterbitkan, dengan judul Stone Into School. Kali ini ditulis oleh Greg Mortensen sendiri. Apakah sekuelnya ditulis sebagus Three Cups Of Tea? atau malah akan lebih bagus daripada karya Relin? 😀


Selamat Baca Buku Bagus! 🙂